Wapres: Perlu Strategi Khusus dan Sinergi Lintas Sektor untuk Tanggulangi Kemiskinan di Papua Barat

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 23:19 WIB
Wapres Ma'ruf Amin. (kominfo.go.id)
Wapres Ma'ruf Amin. (kominfo.go.id)

HALLO BISNISNEWS - Papua Barat merupakan salah satu dari tujuh provinsi prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem di 2021.

Adapun target awal pemerintah tahun ini adalah terhapusnya kemiskinan ekstrem di lima kabupaten prioritas di wilayah Papua Barat yakni Kabupaten Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Tambraw, Maybrat, dan Manokwari Selatan.

Namun demikian, untuk mewujudkan target tersebut bukanlah perkara mudah karena terdapat tantangan-tantangan yang harus dihadapi. Oleh sebab itu, diperlukan strategi khusus dan sinergi lintas sektor untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di Papua Barat.

“Tantangan yang kita hadapi adalah keterbatasan waktu tahun 2021 yang tinggal kurang dari tiga bulan,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin, Kamis 14 Oktober 2021.

Baca Juga: PT INTI Genjot e-KTP Reader untuk Tangkal Pencurian Identitas

Untuk mengatasi tantangan ini, lanjut Wapres, strategi khusus yang diambil pemerintah adalah memberikan program Sembako dan BLT-Desa pada tiga bulan terakhir tahun anggaran 2021 kepada kabupaten-kabupaten prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem di Papua Barat.

“Untuk program Sembako, kita memiliki Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS) sebagai daftar rumah tangga penerima bantuan sosial yang dikelola Kementerian Sosial, serta daftar nama yang digunakan Kementerian Desa untuk menyalurkan bantuan langsung tunai desa (BLT-Desa)”, ujarnya.

Terkait data, Wapres mengungkapkan bahwa hal ini juga menjadi tantangan karena data yang ada saat ini sebenarnya belum sempurna.

Untuk itu, ia meminta agar perbaikan data terus dilakukan supaya pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan ekstrem pada tahun-tahun berikutnya dapat menggunakan data yang lebih mutakhir dan akurat.

Baca Juga: Perdana Menteri Jepang Bubarkan Parlemen Jelang Pemilu 31 Oktober Mendatang

Halaman:

Editor: Andy Jacob

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Dorong Pengolahan CPO Jadi Biodiesel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:08 WIB

Kelapa Sawit, Penghela Pemulihan Ekonomi Indonesia

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:33 WIB
X