Ini yang Dibahas Pada Pertemuan Kedua G20 Joint Finance and Health Task Force

- Kamis, 27 Januari 2022 | 16:53 WIB
Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan melanjutkan penyelenggaraan Pertemuan G20 Joint Finance and Health Task Force (JFHTF) secara virtual pada 26 Januari 2022, setelah pertemuan pertama pada 20 Desember 2021. (Kemenkeu.go.id)
Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan melanjutkan penyelenggaraan Pertemuan G20 Joint Finance and Health Task Force (JFHTF) secara virtual pada 26 Januari 2022, setelah pertemuan pertama pada 20 Desember 2021. (Kemenkeu.go.id)

HALLO BISNISNEWS - Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan melanjutkan penyelenggaraan Pertemuan G20 Joint Finance and Health Task Force (JFHTF) secara virtual pada 26 Januari 2022, setelah pertemuan pertama pada 20 Desember 2021.

Pada pertemuan kedua tersebut, Staf Ahli Menteri Keuangan RI Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional Wempi Saputra dan Staf Khusus Menteri Kesehatan RI Bidang Tata Kelola Pemerintahan Ronaldus Mujur bertindak sebagai Co-chair dari Indonesia.

Selain anggota G20, pertemuan ini turut dihadiri oleh negara undangan dan organisasi internasional, seperti Badan Kesehatan Dunia (WHO), Bank Dunia (WB), Dana Moneter Internasional (IMF), dan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Selaku Co-chair FHTF, Wempi Saputra menyampaikan laporan perkembangan Program Kerja yang telah didiskusikan dengan anggota G20, mencakup isu penguatan koordinasi antara keuangan dan kesehatan, pembentukan sekretariat JFHTH, dan fasilitas pembiayaan kesehatan global.

Baca Juga: Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2022 dan 2023 Dinilai Kuat oleh IMF

“Indonesia dan Italia, selaku co-chairs dari FHTF berkomitmen untuk terus menyukseskan program yang akan diusung FHTF,’’ ujar Wempi.

Hal senada disampaikan Ronaldus Mujur yang juga bertindak sebagai co-chair JFHTF. Ia menekankan bahwa hasil kerja FHTF diharapkan menjadi output yang konkrit dari Presidensi G20 Indonesia.

“Pertemuan kedua FHTF ini menunjukkan bagaimana negara-negara G20 bekerja sama secara kolosal dalam mencapai upaya terbaik untuk meninggalkan warisan bagi dunia,’’ kata Ronaldus.

Dalam pertemuan ini, negara-negara G20 secara umum menyampaikan dukungan dan masukan terhadap usulan Program Kerja yang disusun oleh Indonesia dan Italia sebagai Co-chairs G20 JFHTF, termasuk mengenai pembentukan Sekretariat.

Baca Juga: OJK Larang Lembaga Jasa Keuangan Layani Fasilitasi Perdagangan Aset Kripto

Halaman:

Editor: Agustaman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Akan Berikan BLT Minyak Goreng

Minggu, 3 April 2022 | 10:51 WIB

Terpopuler

X