Mengenal CSTO, Aliansi Pengirim Pasukan Penjaga Perdamaian ke Kazakhstan

- Kamis, 6 Januari 2022 | 22:56 WIB
Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin Rusia bertugas untuk menjaga keamanan di Kazakhstan.
Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin Rusia bertugas untuk menjaga keamanan di Kazakhstan.

HALLO BISNISNEWS - Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO), Kamis (6/1/2022), memutuskan untuk mengirim pasukan penjaga perdamaiannya ke Kazakhstan di tengah aksi protes yang berkecamuk di negara Asia Tengah itu.

Beberapa unit CSTO dikatakan sudah beroperasi di Kazakhstan untuk membantu menjaga ketertiban dan menstabilkan situasi di negara yang dilanda protes setelah menerima permintaan bantuan dari pemerintah.

Lantas, apa itu CSTO? Inilah sekilas informasi tentang organisasi yang dipimpin oleh Rusia itu yang dikutip dari Sputnik. CSTO dibentuk antara tahun 1992 dan 2002, meliputi negara-negara pecahan-Soviet seperti Rusia, Belarus, Armenia, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, dan Uzbekistan.

Baca Juga: Kazakhstan Mencekam! Puluhan Pengunjuk Rasa dan 12 Polisi Tewas, 1 Dipenggal

Semua negara peserta sepakat untuk tidak menggunakan atau melakukan ancaman kekerasan terhadap salah satu anggota CSTO. Jika terjadi agresi terhadap salah satu negara, itu dipandang sebagai ancaman terhadap semua anggota CSTO.

Aliansi ini menggunakan apa yang disebut kepresidenan "berputar", dengan setiap negara anggota memimpin kelompok itu secara bergantian setiap tahun.

Keputusan untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian CSTO diumumkan oleh Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dewan Keamanan Kolektif CSTO.

Baca Juga: Sungguh Bejat! Para Wanita Pengunjuk Rasa Anti Kudeta Diperkosa di Tengah Tindakan Represif Rezim Sudan

Seperti yang ditampilkan di situs webnya, pasukan penjaga perdamaian CSTO adalah satu set kontingen yang dirancang untuk berpartisipasi dalam operasi pemeliharaan perdamaian organisasi.

Di antara kontingen ini adalah personel militer, polisi, dan sipil yang terlatih secara khusus, bersama dengan kekuatan dan sarana yang disediakan oleh negara-negara anggota. Jumlah personel penjaga perdamaian CSTO berkisar 3.600 orang.

Halaman:

Editor: Hans Dante

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X