Bank BRI Siapkan Dana Rp 3 Triliun Buat Buyback Sahamnya Awal Maret Mendatang

- Senin, 24 Januari 2022 | 21:14 WIB
Bank BRI Siapkan Dana Rp 3 Triliun Buat Buyback Sahamnya  (ir-bri.com)
Bank BRI Siapkan Dana Rp 3 Triliun Buat Buyback Sahamnya (ir-bri.com)

HALLO BISNISNEWS - Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) akan menyiapkan dana dari kas internal sebesar Rp3 triliun untuk pelaksanaan program pembelian kembali (buyback) saham yang akan dimulai sejak awal Maret 2021.

Berdasarkan keterbukaan informasi BBRI yang dikutip Senin, 24 Januari 2022, perseroan sedang merencanakan buyback saham dengan jumlah nilai nominal sebesar-sebesarnya Rp3 triliun, yang belum termasuk komisi perantara pedagang Efek dan biaya lainnya sebesar 0,33 persen dari nilai buyback.

Buyback dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lambat 18 bulan sejak tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan – 2022 (RUPST),” demikian disebutkan dalam keterangan resmi BBRI.

Rencananya, BBRI akan menggelar RUPST 2022 pada 1 Maret 2022, sehingga periode buyback saham akan berakhir pada 31 Agustus 2023. Manajemen BBRI menyebutkan, pelaksanaan buyback saham juga akan meminta persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memperhatikan kondisi likuiditas serta permodalan BBRI.

Baca Juga: Presiden Jokowi Apresiasi Upaya Kota Pagar Alam Jadi Kota Energi Hijau

Manajemen BBRI menyampaikan, buyback saham akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan, dengan memperhatikan peraturan yang berlaku. Pada penutupan perdagangan Jumat (21/1), harga BBRI berada di level Rp4.170 per saham.

Dengan asumsi bahwa BBRI menggunakan kas internal untuk program buyback ini, maka aset dan ekuitas perseroan akan menurun sebesar-besarnya sejumlah perkiraan nilai buyback dan perkiraan biaya buyback.

“Pelaksanaan buyback diprediksikan tidak akan mempengaruhi perseroan, baik pendapatan maupun biaya operasional secara signifikan. Dengan demikian, pelaksanaan buyback diyakini tidak akan berdampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha perseroan,” sebut manajemen BBRI.

BBRI akan menggunakan saham hasil buyback untuk program kepemilikan saham pekerja, direksi dan dewan komisaris perseroan. Alokasi saham hasil buyback untuk program tersebut dirancang secara bertahap yang dimulai pada 2022.

Baca Juga: PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Ajak Grab dan Singtel Singapura Masuk Bank Fama

Halaman:

Editor: Agustaman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Phapros Ramaikan Ajang MotoGP Mandalika

Senin, 21 Maret 2022 | 14:38 WIB

Terpopuler

X