PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) Jual Obligasi Dan Sukuk Tahap II 2022 Senilai Rp 400 Miliar

- Kamis, 10 Maret 2022 | 14:02 WIB
Ilustrasi kegiatan di pabrik WOOD (integragroup-indonesia.com)
Ilustrasi kegiatan di pabrik WOOD (integragroup-indonesia.com)

HALLO BISNISNEWS - Guna memperluas pasar dan meningkatkan kinerja usaha, PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) kembali akan menjual obligasi dan Sukuk tahap kedua tahun ini senilai Rp 400 miliar. Dana hasil penjualan obligasi dan Sukuk ini sepenuhnya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja setelah dikurangi biaya emisi.

PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) berencana menerbitkan obligasi dan sukuk yang masing-masing sebesar Rp250 miliar dan Rp150 miliar, sejalan dengan keinginan perseroan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja.

Berdasarkan Prospektus Ringkas WOOD yang dipublikasi di Jakarta, Rabu 9 Maret 2022 perseroan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2022 sebesar Rp250 miliar dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II-2022 senilai Rp150 miliar.

Seperti diketahui, target penghimpunan dana melalui penerbitan Obligasi Berkelanjutan I adalah sebesar Rp700 miliar, sedangkan pada Sukuk Mudharabah I senilai Rp300 miliar.

Baca Juga: PPATK Hentikan Sementara 64 Rekening Investasi Alkes Ilegal dan Puluhan Rekening Produk Binary Option

Sebelumnya, WOOD telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I-2021 sebesar Rp450 miliar dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I-2021 senilai Rp150 miliar.

Pada rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2022, obligasi ini akan dibagi menjadi dua seri, yakni Seri A senilai Rp197,47 miliar bertenor tiga tahun, dengan tingkat bunga sebesar 9 persen. Dan Seri B senilai Rp52,53 miliar bertenor lima tahun, dengan tingkat bunga mencapai 9,75 persen.

Sementara itu, pada rencana penerbitan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II-2022 juga akan dibagi menjadi dua seri, yakni Seri A senilai Rp83,17 miliar bertenor tiga tahun, dengan indikasi bagi hasil ekuivalen 9 persen. Seri B senilai Rp25,23 miliar bertenor lima tahun, dengan indikasi bagi hasil ekuivalen 9,75 persen.

Sebelumnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan peringkat atas obligasi dan sukuk WOOD ini di level idA (Single A) dan idAsy (Single A Syariah).

Baca Juga: BI: Pertumbuhan Kinerja Penjualan Eceran Februari Sedikit tertahan

Halaman:

Editor: Agustaman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Phapros Ramaikan Ajang MotoGP Mandalika

Senin, 21 Maret 2022 | 14:38 WIB

Terpopuler

X