Dua Mantan Direksi PT Asabri Divonis 15 Tahun Penjara Oleh Hakim Tipikor

- Rabu, 5 Januari 2022 | 10:46 WIB
Pembacaan vonis terdakwa kasus PT Asabri, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Senin (4/1/2022). (fin.co.id)
Pembacaan vonis terdakwa kasus PT Asabri, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Senin (4/1/2022). (fin.co.id)

HALLO BISNISNEWS - Dua mantan direksi PT Asabri, yakni Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri periode Juli 2014-Agustus 2019 Hari Setianto dan Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri 2012-Juni 2014 Bachtiar Effendi divonis 15 tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Hakim menyatakan keduanya terbukti bersama-sama melakukan korupsi pengelolaan dana PT Asabri yang merugikan keuangan negara senilai Rp22,788 triliun.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Bachtiar Effendi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan turut serta melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan pertama. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 15 tahun ditambah denda Rp750 juta yang bila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 6 bulan," kata ketua majelis hakim Ignatius Eko Purwanto, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selasa (4/1) malam.

Dilansir dari kantor berita Antara, vonis terhadap Bachtiar Effendi tersebut lebih tinggi dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung yang meminta agar Bachtiar divonis 12 tahun penjara ditambah denda Rp750 juta subsider 6 bulan kurungan.

Baca Juga: Bukalapak dan Salim Grup Masuk Allo Bank Lewat Rights Issue

Bachtiar Effendi juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp453,783 juta dengan memperhitungkan barang bukti dan dokumen yang disita, dan bila tidak dibayar maka harta bendanya akan disita dan bila tidak mencukupi akan dipidana 4 tahun penjara

"Mengadili, menyatakan terdakwa Hari Setianto terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan turut serta melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan pertama. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 15 tahun ditambah denda Rp750 juta yang bila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 6 bulan," kata hakim pula.

Vonis terhadap Hari Setianto itu lebih tinggi dibanding tuntutan JPU yang menuntut agar Hari Setianto dituntut 14 tahun penjara ditambah denda Rp750 juta subsider 6 bulan kurungan.

Hari Setianto diwajibkan untuk membayar uang pengganti senilai Rp378,873 juta dengan memperhitungkan barang bukti dan dokumen yang disita, dan bila tidak dibayar maka harta bendanya akan disita dan bila tidak mencukupi akan dipidana 4 tahun.

Baca Juga: PT Bumi Serpong Damai Tbk Catat Laba Bersih Rp 930,78 Miliar di Kuartal III 2021

Halaman:

Editor: Agustaman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Advokat Ditahan Kejagung, Peradi Ajukan Praperadilan

Kamis, 30 Desember 2021 | 20:21 WIB

Satgas BLBI Sita Aset Grup Texmaco, Ini Daftarnya

Minggu, 26 Desember 2021 | 12:38 WIB

Presiden Jokowi: Jaga Kewibawaan Polri!

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:14 WIB
X