Pembiayaan Rp90,4 Triliun LPEI Hasilkan Investasi Rp219 Triliun, PDB Rp221 Triliun, Ekspor Rp319 Triliun

- Senin, 16 Agustus 2021 | 17:43 WIB
Direktur Eksekutif LPEI, D.James Rompas. (Dok.lpei)
Direktur Eksekutif LPEI, D.James Rompas. (Dok.lpei)

HALLO BISNISNEWS - Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, sektor UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia harus bertahan untuk menyangga kebutuhan rantai pasok yang melibatkan jutaan pekerja.

Sejumlah Lembaga Pemerintah ditugaskan untuk ikut memberikan solusi atas situasi ini. Salah satunya Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank, Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI dalam peningkatan ekspor nasional.

LPEI adalah salah satu lembaga keuangan yang mendapatkan penugasan untuk membantu UKM dalam bentuk Penugasan Khusus Ekspor (PKE) untuk UMKM disamping program Penjaminan Pemerintah untuk segmen Korporasi yang keduanya ditujukan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Berdasarkan kajian LPEI bersama Institut Pertanian Bogo (IPB), pembiayaan senilai Rp90,4 triliun yang telah disalurkan LPEI memberikan dampak positif terhadap perekonmian.

"Dari pembiayaan Rp 90,4 triliun, memberi dampak peningkatan investasi nasional sebanyak 2,43 kali atau Rp219 triliun, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) 2,45 kali senilai Rp 221 triliun dan ekspor nasional 3,53 kali senilai Rp319 triliun," kata Direktur Pelaksana II LPEI, Maqin Noorhadi dalam acara Webinar ‘UMKM Naik Kelas dengan Ekspor Berkelas’, pekan lalu, Jumat 13 Agustus 2021.

Dia mengungkapkan, pada semester pertama pembiayaan UMKM LPEI telah mencapai net growth Rp355 miliar dari total pembiayaan Rp14,5 triliun yang disalurkan kepada sejumlah industri seperti kertas, makanan dan minuman, tekstil dan lain-lain.

"Dari Rp14,5 triliun hampir 60% dilakukan restrukturisasi untuk menjaga kelangsungan bisnis UMKM tersebut. Pembiayaan ini juga sudah termasuk penugasan khusus ekspor (PKE) dari Pemerintah yang juga telah berhasil kami salurkan sebesar Rp408 miliar,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif LPEI, D.James Rompas juga turut menyampaikan komitmen yang sama khususnya meningkatkan kemampuan UMKM untuk bisa melakukan kegiatan ekspor.

LPEI memiliki peran dari aspek finansial dan non-finansial dalam meningkatkan ekspor nasional termasuk dari sektor UMKM. Dari aspek finansial kami telah menyalurkan pembiayaan ekspor kepada UMKM sebesar Rp14,5 Triliun termasuk program Penugasan Khusus Ekspor sebesar Rp408 Miliar ke seluruh Indonesia," katanya.

Pembiayaan ini melibatkan 59 nasabah dengan serapan tenaga kerja lebih dari 8 ribu orang. Sementara dari sisi non-finansial kami juga memiliki 2 program utama yaitu Rumah Ekspor untuk penciptaan eksportir baru dan Desa Devisa untuk peningkatan kapasitas masyarakat.

Halaman:

Editor: Sandy Romualdus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X